Saturday, 24 March 2018

Ilmu dan Ilmu Pengetahuan




                   Ilmu dan Ilmu Pengetahuan



        Apa itu Ilmu?

   Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996) mendefinisikan ilmu sebagai pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu pula. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ilmu ialah susunan berbagai pengetahuan secara berstruktur untuk satu bidang tertentu. Ilmu (science) mengorganisasikan pengetahuan-pengetahuan ilmiah (konsep, prinsip, hukum, prosedur, dan teori) ke dalam struktur yang logis dan sistematis.
   Selain itu, beberapa tokoh telah menuliskan definisi ilmu antara lain sebagai berikut :


     1. Menurut Nazir(1988), Ilmu adalah pengetahuan yang bersifat umum dan sistematis, pengetahuan dari mana dapat disimpulkan dalil – dalil tertentu menurut kaidah – kaidah umum.

     2. Menurut Shapere (1974), konsepsi ilmu pada dasarnya mencakup tiga hal yaitu adanya rasionalitas, dapat digeneralisasi dan dapat disistematisasi.

     3. Menurut Schulz (1962),Pengertian ilmu mencakup logika, adanya interpretasi subjektif dan konsistensi dengan realitas sosial.

   Secara garis besar, ilmu merupakan suatu kumpulan proses dengan menggunakan suatu metode ilmiah yang menghasilkan suatu pengetahuan yang sistematis.


       Apa itu Ilmu Pengetahuan?

     Pengertian ilmu pengetahuan menurut Moh. Hatta bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan atau studi yang teratur tentang pekerjaan hokum umum, sebab akibat dalam suatu kelompok masalah yang sifatnya sama baik dilihat dari kedudukannya maupun hubungannya. 
     Pengertian ilmu pengetahuan menurut Asle Montagu dalam bukunya the cultured man adalah sebagai pengetahuan yang disusun dalam satu sistem yang berasal dari pengalaman, studi dan percobaan yang telah dilakukan dipakai untuk menentukan hakikat prinsip tentang hak yang sedang dipelajari. 


    Apakah Ilmu dan Ilmu Pengetahuan Berbeda?

     Ungkapan “ilmu pengetahuan” lazim digunakan yang wacana sehari-hari. Ungkapan ini digunakan juga dalam memberi nama fakultas di perguruan tinggi. Dalam konteks ini Suriasumantri (2009) berpendapat bahwa ilmu adalah pengetahuan yang diperoleh dengan menerapkan metode keilmuan (metode ilmiah), sehingga ilmu dapat disebut sebagai pengetahuan ilmiah. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa agar tidak terjadi kekacauan antara pengertian “ilmu (science)” dan pengetahuan (knowledge) maka lebih menguntungkan apabila kita menggunakan istilah “ilmu” daripada “ilmu pengetahuan”.
   Dalam konteks peristilahan ilmu pengetahuan, Soetriono dan Hanafie (2007) memandang ada dua jenis pengetahuan, yakni “pengetahuan biasa” dan “pengetahuan ilmiah (ilmu)”. Pengetahuan yang digunakan awam untuk kehidupan sehari-hari tanpa mengetahui seluk-beluk yang sedalam-dalamnya dinamakan pengetahuan biasa. Jenis pengetahuan lain, yakni pengetahuan yang merupakan hasil telaahan yang mendalam oleh ilmuwan, yang disebut sebagai “ilmu pengetahuan”.  Jadi, pada dasarnya ilmu pengetahuan bermakna sama dengan ilmu. Penggunaan istilah ilmu pengetahuan semata-mata untuk menegaskan sifat keilmiahan ilmu tersebut, sekaligus membedakannya dengan ilmu-ilmu lainnya yang tidak memenuhi kriteria keilmiahan pengetahuan-pengetahuan penyusunnya.



referensi : 
http://sanguilmu.com/perbedaan-dari-pengetahuan-ilmu-ilmu-pengetahuan-filsafat-ilmu/
https://diahtyas8.wordpress.com/2011/03/10/apa-itu-ilmu-dan-apa-definisi-ilmu/
http://www.artikelsiana.com/2015/08/pengertian-ilmu-pengetahuan-fungsi.html


No comments:

Post a Comment